Barbershop dan Laundry Dorong PNBP Lapas Bengkulu
Bengkulu - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus menjalankan program pembinaan produktif bagi warga binaan, dengan unit barbershop dan laundry sebagai program unggulan. Program ini bukan hanya memberikan keterampilan bagi warga binaan, namun juga menjadi penyumbang terbesar Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Lapas tersebut. Langkah ini sejalan dengan program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk-produk berdaya jual. Kamis (07/11/2024).
Barbershop dan laundry di Lapas Kelas IIA Bengkulu telah terbukti memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan. Warga binaan mendapatkan pelatihan profesional dan keterampilan di bidang jasa, sehingga dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang mumpuni. Di sisi lain, layanan yang dihasilkan juga memiliki standar yang baik, sehingga dapat menarik pelanggan di dalam lingkungan Lapas serta memberikan pemasukan tambahan yang penting bagi pendapatan negara.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, menyatakan bahwa program pembinaan ini tidak hanya fokus pada aspek keterampilan, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan motivasi bagi warga binaan agar dapat menjadi bagian dari sektor UMKM ketika bebas nanti. Program ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk menciptakan lapas yang lebih produktif dan mandiri, sekaligus mengurangi tingkat residivisme dengan memberikan peluang kerja bagi warga binaan.
Dengan adanya barbershop dan laundry ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berharap program pembinaan tersebut dapat terus berkembang dan menciptakan lebih banyak peluang usaha yang bermanfaat, baik bagi warga binaan maupun bagi negara.

Facebook comments