Belajar Dol di LPKA Bengkulu, Anak Binaan Dikenalkan Warisan Budaya Sekaligus Dibina Karakternya
Bengkulu - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal melalui kegiatan Pelatihan Alat Musik Tradisional Dol. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian bagi anak binaan, sekaligus menjadi sarana pengenalan dan pelestarian warisan budaya khas Bengkulu. (Senin/16/03/26).
Pelatihan musik Dol ini dipandu langsung oleh Julian, seorang petugas LPKA Bengkulu yang memiliki kompetensi dan kepedulian tinggi terhadap seni budaya daerah. Dengan pendekatan yang edukatif dan humanis, instruktur memberikan pembelajaran mulai dari pengenalan sejarah Dol, teknik dasar memainkan alat musik, hingga latihan kekompakan dalam bermain secara berkelompok.
Melalui irama khas Dol yang sarat makna, anak binaan tidak hanya belajar tentang seni musik tradisional, tetapi juga dilatih untuk menumbuhkan kedisiplinan, kerja sama, rasa percaya diri, serta kecintaan terhadap budaya daerah. Kegiatan ini menjadi wadah positif untuk menyalurkan bakat dan minat, sekaligus mengisi waktu pembinaan dengan aktivitas yang bermanfaat dan bernilai edukatif.
Pelaksanaan pelatihan yang dilakukan secara berkelanjutan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak melupakan akar budayanya, meskipun tengah menjalani masa pembinaan. LPKA Bengkulu meyakini bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan proses pembinaan karakter, sehingga anak binaan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berbudaya, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan serta nilai-nilai positif.
Dengan adanya pelatihan musik tradisional Dol ini, LPKA Bengkulu tidak hanya berperan sebagai lembaga pembinaan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga eksistensi budaya Bengkulu agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi penerus.
Facebook comments