Skip to main content
x
Hukum
Pembukaan acara BNN Kota Bengkulu di Mangrove Resto Jl Jenggalu Kota Bengkulu , Senin (26/2/2018)

BNN Meminta Pengguna Medsos Ikut Berperan Aktif Cegah Peredaran Narkoba

Dutawarta.com - Saat Ini peredaran narkoba sudah mulai menyebar kesegala kalangan. Sasaran utama operasi mereka, kalangan remaja yang masih duduk di bangku sekolah. Karena itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu mengajak pengguna medsos untuk pro aktif mencegah peredaran narkoba, Senin (26/2/2018). 

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu juga mulai gencar membuat gerakan penyadaran, pemberian informasi, kampanye, sosialisasi dan kewaspadaan akan bahaya narkoba untuk semua pihak.

Guna mewujudkan secara nyata program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN), BNN Kota meminta pengguna media sosial untuk ikut berperan aktif memberikan edukasi kepada khalayak umum tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. 

Ia pun mencontohkan, peran aktif warganet dalam mengedukasi bahaya narkoba bisa melalui kemampuan atau potensi yang dimiliki masing-masing. Misalkan, musisi bisa mengedukasi melalui lagu, pelukis melalui lukisan, media mengedukasi melalui tulisan dan lain sebagainya. 

"Banyak metode yang bisa dilakukan dalam hal kampanye hidup sehat tanpa narkoba melalui potensi atau keahlian yang kita miliki," kata Kepala BNN Kota Bengkulu AKBP Alexander Soeki, S. Sos melalui rilis tertulisnya, Senin (26/02/2018). 

"Mulai sekarang perhatikan lingkungan masing-masing, jangan sampai narkoba masuk ke lingkungan kita, silahkan berkarya dan selalu berkoordinasi serta melapor ke BNN apa bila menemui hal-hal yang berkaitan dengan peredaran narkoba," tambahnya.  

Alexander mengingatkan, fenomena peredaran gelap narkoba yang semakin bervariasi dan canggih menuntut kewaspadaan baik semua pihak dalam rangka melindungi diri, keluarga dan juga lingkungan dari tipu daya kejahatan narkoba. 

"Hampir semua lapisan masyarakat (artis,pejabat, pengusaha, pelajar, aparat penegak hukum, rakyat biasa) terkena dampak negatif narkoba. Jadi, perlu dilakukan pencegahan yang masif," pungkasnya. (Rori Oktriansyah)

Dibaca : 12Klik

Facebook comments