LPKA Bengkulu Optimalkan Program Ketahanan Pangan, Anak Binaan Dilatih Budidaya dan Perawatan Kangkung
Bengkulu ,5 Juni 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi anak binaan melalui kegiatan budidaya tanaman kangkung sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Kegiatan perawatan dan pemeliharaan tanaman kangkung dilaksanakan di area lahan pembinaan LPKA Bengkulu dengan melibatkan secara langsung anak binaan, sebagai sarana pembelajaran keterampilan di bidang pertanian.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis kepada anak binaan dalam mengelola tanaman pangan, mulai dari proses penanaman, penyiraman, penyiangan gulma, hingga pemeliharaan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal.
Kepala LPKA Kelas II Bengkulu menyampaikan bahwa program pembinaan berbasis ketahanan pangan merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan sikap mandiri, disiplin, dan tanggung jawab pada diri anak binaan. Melalui kegiatan tersebut, anak binaan tidak hanya memperoleh keterampilan bercocok tanam, tetapi juga memahami pentingnya menjaga ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan secara produktif.
Dalam pelaksanaannya, anak binaan dibimbing oleh petugas pembinaan untuk melakukan perawatan tanaman secara rutin. Mereka diajarkan cara mengenali kondisi tanaman yang sehat, mengatasi gangguan hama, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar lahan pertanian agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.
Program budidaya kangkung dipilih karena merupakan salah satu tanaman sayuran yang mudah dibudidayakan, memiliki masa panen yang relatif singkat, serta memiliki nilai manfaat yang tinggi untuk kebutuhan konsumsi. Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan LPKA sekaligus menjadi media pembelajaran kewirausahaan bagi anak binaan.
Melalui kegiatan perawatan dan pemeliharaan tanaman kangkung ini, LPKA Bengkulu berharap dapat membentuk karakter anak binaan yang lebih produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Program ini juga menjadi wujud komitmen LPKA Bengkulu dalam mendukung program pembinaan yang berkelanjutan serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Facebook comments