Bapak dan Anak Warga Kepahiang Dibekuk Polisi, 3 Pelajar Dijadikan Pelacur
Kepahiang, Dutawarta.com - Entah karena motif apa, tiga pelajar SMP ini dijadikan pelacur atau pekerja seks komersil (PSK) oleh JG (40 tahun) dan anaknya ND (17 tahun). Keduanya adalah warga Ujan Mas, Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Polisi kini menahan keduanya setelah ditangkap di lokasi yang berbeda. JG ditangkap di kawasan Pasar Atas Curup pada Senin (23/7/2018), sedangkan ND yang tak lain adalah anaknya sendiri ditangkap di kawasan jalur II Kelurahan Durian Depun Merigi pada Jumat (27/7/2018) lalu.
Bapak dan anak itu kini ditahan di Polres Kepahiang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Keduanya dijerat dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak jo pasal 55, 332 KUHP," terang Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, Sabtu (28/7/2018).
Dari keterangan Polisi, kedua pelaku menjadikan 3 pelajar SMP sebagai pelacur dibeberapa lokasi berbeda. Ketiga pelajar, sebut saja Mawar, Melati dan Delima, 'dijual' kepada para pria dengan harga variatif, yakni berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 600 ribu untuk sekali kencan. Pelaku juga sudah belasan kali menjual para pelajar itu kepada para pria hidung belang di lokasi Warung Remang-Remang (Warem) di kawasan gunung, Terminal Sungai Hitam dan kawasan Pantai Panjang Kota Bengkulu.
Mirisnya lagi, setelah para korban 'dijual', kedua tersangka yang menerima uanganya, sedangkan ketiga korban hanya mendapat jatah untuk makan sehari-hari. Pengakuan korban, tarif itu ditentukan oleh tersangka dengan pelanggan. Tak hanya itu, kedua tersangka juga ikut menikmati tubuh ketiga korban secara gratis.
Perbuatan keduanya terbongkar setelah salah satu orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polisi bahwa anak gadisnya dilarikan oleh kedua tersangka sejak Kamis 28 Juni 2018. Untuk dua korban lainnya telah 'dijual' oleh tersangka sejak awal Bulan Juni 2018 lalu. (My)
Facebook comments