Skip to main content
x
Lapas Bengkulu

Warga Binaan Lapas Bengkulu Ikuti Penyuluhan Agama

Bengkulu, 14 November 2024 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali menggelar kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan. Kali ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bengkulu untuk mengadakan penyuluhan agama Islam tentang mu'amalah (interaksi sosial dalam Islam) yang dilaksanakan di Masjid An-Nur Lapas Kelas IIA Bengkulu.

Acara yang dihadiri oleh puluhan warga binaan tersebut dipandu oleh Ustadz Heri Putra Efendi, seorang penyuluh agama yang diutus oleh Kemenag Kota Bengkulu. Dalam penyuluhan ini, Ustadz Heri mengulas secara mendalam konsep mu'amalah, yang mencakup berbagai aspek interaksi sosial dalam Islam, seperti perdagangan, perjanjian, hubungan kerja, dan etika sosial lainnya.

Ustadz Heri menjelaskan, mu'amalah adalah bagian dari ajaran Islam yang mengatur hubungan antar sesama manusia. "Islam mengajarkan kita untuk selalu menjaga hubungan baik dengan orang lain, baik dalam urusan ekonomi, sosial, maupun hukum. Prinsipnya adalah kejujuran, keadilan, dan saling menghormati," ungkap Ustadz Heri dalam penyuluhannya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan prinsip-prinsip tersebut sebagai pedoman hidup dalam berinteraksi sehari-hari, termasuk bagi warga binaan. "Dalam menjalani kehidupan di dalam lapas, walaupun terbatas, kita tetap bisa menerapkan nilai-nilai mu'amalah yang baik, seperti menjaga amanah, berbicara dengan sopan, dan saling membantu antar sesama," tambahnya.

Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memperkaya wawasan keagamaan warga binaan serta memberikan bekal spiritual yang dapat menjadi pedoman dalam kehidupan mereka, baik di dalam lapas maupun setelah mereka kembali ke masyarakat. Selain itu, penyuluhan ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pembinaan karakter warga binaan, agar mereka dapat menjalani masa hukuman dengan penuh kesadaran dan perbaikan diri.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, mengapresiasi kerjasama yang terjalin antara pihak lapas dan Kemenag Kota Bengkulu. "Kegiatan seperti ini sangat penting dalam rangka membangun mental dan karakter warga binaan agar lebih baik lagi, dan kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Kemenag untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan yang bermanfaat," ujar Kalapas Bengkulu.

Kegiatan penyuluhan agama tentang mu'amalah ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana beberapa warga binaan mengajukan pertanyaan terkait pelaksanaan nilai-nilai mu'amalah dalam kehidupan sehari-hari mereka di dalam lapas. Ustadz Heri dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dengan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami, memberikan pemahaman lebih dalam mengenai ajaran Islam yang relevan dalam kehidupan mereka.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat lebih memahami pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan sesama, serta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari di dalam lapas.

Dibaca : 1Klik

Facebook comments