Rutan Bengkulu Gelar Penyuluhan Psikologi, WBP Diajak Kelola Stres dan Emosi
Bengkulu – Upaya meningkatkan kualitas pembinaan terus dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu, salah satunya melalui pendekatan kesehatan mental bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP). Bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, petugas psikolog, Amalia Handayani, bersama peserta magang, menggelar kegiatan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, Sabtu (11/4).
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan WBP dengan penuh antusias. Dalam penyuluhannya, Amalia Handayani menyampaikan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting yang harus diperhatikan, terutama bagi individu yang sedang menjalani masa pembinaan di dalam rutan. Menurutnya, kondisi lingkungan yang terbatas sering kali menimbulkan tekanan psikologis seperti stres, kecemasan, hingga perasaan putus asa apabila tidak dikelola dengan baik.
“Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Dengan kondisi mental yang baik, seseorang akan lebih mampu berpikir jernih, mengendalikan emosi, serta menjalani proses pembinaan dengan lebih optimal,” ujar Amalia di hadapan para WBP.
Dalam kegiatan tersebut, para WBP juga diberikan pemahaman mengenai cara-cara sederhana untuk menjaga kesehatan mental, seperti berpikir positif, mengelola emosi, menjaga komunikasi yang baik dengan sesama, serta mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah. Selain itu, peserta juga diajak untuk berbagi pengalaman dan perasaan mereka, sehingga tercipta suasana yang terbuka dan saling mendukung.
Peserta magang yang turut membantu dalam kegiatan ini berperan aktif dalam memfasilitasi diskusi kelompok serta memberikan pendampingan kepada WBP selama sesi berlangsung. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung di lapangan.
Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Diharapkan, penyuluhan kesehatan mental dapat menjadi program berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi warga binaan, tidak hanya selama menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang holistik, tidak hanya dari sisi fisik dan keterampilan, tetapi juga dari aspek psikologis. Melalui penyuluhan ini, diharapkan para WBP dapat lebih memahami pentingnya kesehatan mental serta mampu mengelola diri dengan lebih baik demi masa depan yang lebih positif.
Facebook comments