Skip to main content
x
PDDI DKI Jakarta Peringati Hari Donor Darah Sedunia 2026

PDDI DKI Jakarta Peringati Hari Donor Darah Sedunia 2026, Hadirkan Pejuang Kemanusiaan

Jakarta Utara  – Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) DKI Jakarta memperingati Hari Donor Darah Sedunia (HDDS) 2026 dengan menggelar seremoni sederhana namun penuh makna di Aula Markas PMI Kota Jakarta Utara, Jalan Plumpang Semper No. 54, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara, Minggu (14/6/2026).

Mengusung tema global yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), “One Drop of Humanity. Give Blood. Save Lives.” atau “Setetes Kemanusiaan. Berikan Darah. Selamatkan Nyawa,” kegiatan ini menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para pendonor darah sukarela sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mendukung gerakan donor darah sebagai bagian dari aksi kemanusiaan.

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 dihadiri sejumlah tokoh dan pegiat kemanusiaan yang selama ini aktif mendukung kegiatan sosial. Hadir mewakili Ketua PMI Kota Jakarta Utara, Ketua Bidang Organisasi dan Relawan PMI Kota Jakarta Utara, Troy Aldi Pratama. Turut hadir Ketua PDDI DKI Jakarta Irjen Pol (P) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, M.M., Wakil Ketua PDDI DKI Jakarta H. Mohammad Dawam, S.H.I., M.H., Sekretaris PDDI DKI Jakarta Endang K.S., jajaran Pengurus Daerah PDDI DKI Jakarta, serta Ketua dan Pengurus PDDI Cabang se-DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ieryana Lannywati, President Lions Club Jakarta Indo Prima Distrik 307-B1 beserta jajaran, relawan kemanusiaan, dan para pendonor darah sukarela yang selama ini menjadi ujung tombak ketersediaan darah bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Pudji Hartanto Iskandar menyampaikan bahwa Hari Donor Darah Sedunia diperingati setiap tahun untuk mengenang jasa Karl Landsteiner, ilmuwan peraih Hadiah Nobel yang menemukan sistem golongan darah ABO, sebuah penemuan yang menjadi fondasi penting dalam dunia transfusi darah modern.

Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang paling nyata karena langsung menyentuh kebutuhan hidup manusia.

“Di balik setiap kantong darah yang terkumpul, terdapat harapan yang diberikan kepada pasien yang sedang berjuang. Donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan gerakan kemanusiaan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat untuk saling membantu tanpa memandang perbedaan apa pun,” ujar Pudji.

Ia menegaskan bahwa keberadaan para pendonor darah sukarela merupakan aset kemanusiaan yang sangat berharga dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan data WHO, kebutuhan darah yang aman dan mencukupi masih menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena itu, partisipasi masyarakat sebagai pendonor darah sukarela menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

Pada kesempatan tersebut, para tamu undangan turut menyampaikan apresiasi kepada para pendonor darah sukarela yang selama ini telah berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah di berbagai rumah sakit. Mereka dinilai sebagai pahlawan kemanusiaan yang bekerja tanpa pamrih namun memberikan dampak besar bagi keselamatan banyak orang.

Kehadiran berbagai unsur organisasi kemasyarakatan, yayasan sosial, komunitas kemanusiaan, serta mitra pendukung lainnya menunjukkan bahwa gerakan donor darah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan lintas sektor.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan penghargaan bagi para pendonor, peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor darah secara rutin, sukarela, aman, dan berkelanjutan. Ketersediaan darah yang cukup hanya dapat terwujud apabila semakin banyak masyarakat yang bersedia menjadi pendonor tetap.

PDDI DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan PMI, pemerintah, organisasi sosial, dunia usaha, serta berbagai komunitas guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah.

Melalui momentum Hari Donor Darah Sedunia 2026, PDDI DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai budaya kemanusiaan dan gaya hidup yang membawa manfaat bagi sesama.

Sebab pada akhirnya, satu tetes darah yang diberikan dengan tulus bukan sekadar donor, melainkan hadiah kehidupan bagi mereka yang membutuhkan.

Selamat Hari Donor Darah Sedunia 2026

“One Drop of Humanity. Give Blood. Save Lives.”
“Setetes Kemanusiaan. Berikan Darah. Selamatkan Nyawa.”

Dibaca : 4Klik

Facebook comments