Kodim Mukomuko Klarifikasi Isu Tunggakan Pembayaran Gedung KDMP
MUKOMUKO – Kodim 0428/Mukomuko memberikan klarifikasi terkait beredarnya konten di media sosial TikTok dan pesan berantai WhatsApp yang menuding adanya tunggakan pembayaran pekerjaan pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Penerangan Kodim 0428/Mukomuko menegaskan informasi dengan judul provokatif “Dandim Mukomuko Merusak Program Presiden” tersebut tidak benar dan dinilai menyesatkan.
Pasi Intel Kodim 0428/Mukomuko, Kapten Inf Rahmad Dori, mewakili Dandim 0428/Mukomuko Letkol Inf Yokki Firmansyah, menjelaskan bahwa Kodim 0428/Mukomuko ditunjuk sebagai penanggung jawab pembangunan fisik KDMP di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Menurutnya, mekanisme pembayaran kepada Pelaksana Teknis (Mitra) dilakukan melalui sejumlah tahapan dan prosedur sesuai ketentuan serta kesepakatan yang telah dibuat.
“Pembayaran pembangunan Gedung KDMP memiliki prosedur dan tahapan yang harus dipenuhi pihak Pelaksana Teknis (Mitra), sesuai dengan ketentuan dan kesepakatan yang telah disepakati,” tegas Kapten Dori.
Ia mengatakan, proses pembangunan dilaksanakan secara transparan dengan mengacu pada nota kesepahaman (MoU) dan progres pekerjaan di lapangan. Pembayaran dilakukan secara bertahap atau termin berdasarkan hasil verifikasi progres fisik, kualitas bangunan, serta kelengkapan administrasi.
Dengan demikian, apabila pekerjaan belum mencapai 100 persen atau terdapat pekerjaan yang belum sesuai spesifikasi, pembayaran belum dapat dilakukan secara penuh.
Kodim 0428/Mukomuko juga membantah adanya niat untuk merugikan pihak rekanan atau Pelaksana Teknis (Mitra). Sebaliknya, Kodim menyatakan terus mengawal pembangunan agar program tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu.
“Komitmen Dandim 0428/Mukomuko Letkol Inf Yokki Firmansyah sangat jelas, yakni menyukseskan Program Strategis Presiden, bukan merusaknya. Kami di lapangan bekerja siang malam untuk memastikan program KDMP ini selesai tepat waktu dan tepat mutu untuk masyarakat Mukomuko,” ujarnya.
Kodim 0428/Mukomuko mengimbau masyarakat dan insan media agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum dilakukan verifikasi terhadap kebenarannya.
Di sisi lain, Kodim menyatakan tetap membuka ruang komunikasi dengan pihak Pelaksana Teknis (Mitra) untuk menyelesaikan persoalan yang ada melalui musyawarah dan prosedur yang berlaku.
“Kami tetap profesional dan akan terus mengawal program KDMP ini hingga tuntas sebagai bentuk bakti TNI kepada rakyat,” tutup Kapten Dori.

Facebook comments