BPSDM Kemendagri Gelar Seminar Sinkroninasi BPSDM
Dutawarta.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri menggelar seminar Sinkroninasi yang dilaksanakan di Hotel Jayakarta, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Sekretaris BPSDM Kemendagri Dindin Wahidin mengatakan, seminar tersebut merupakan kegiatan strategis untuk menyambung pelaksanaan visi-misi Presiden dan program strategis terkait.
"Kita harus menyiapkan adanya sinkronisasi antara program-program pengembangan SDM oleh Pemerintah Pusat dan Pemda serta Kementerian/Lembaga," kata Dindin.
Sebagi poros Pemerintah Dalam Negeri, Kemendagri memiliki peran sektoral dalam melaksanakan tugas-tugas sebagai pembina Pemerintah Daerah, sehingga seminar dianggap strategis untuk melaksanakan sinkroninasi antara kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemda.
"Dalam rangka menyongsong SDM yabg unggul, tangguh, dalam rangka menyongsong visi-misi Presiden dab Wakil Presiden inilah sangat penting perlunya SDM yang unggul, disinilah perlunya ada sinkroninasi sebagai tema pada seminar kali ini," ujarnya.
Untuk menghasilkan ASN yang unggul sebagaimana dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, diamanatkan bahwa seorang ASN harus memiliki kompetensi Pemerintahan solid, kompetisi teknis, dan manajerial. Sehingga diharapkan seluruh ASN mempedomani UU tersebut dalam menunjang program prioritas nasional.
"Selain tiga kompetensi dalam UU ASN, Kemendagri telah memberikan kebijakan-kebijakan termasuk untuk seluruh Indonesia agar memahami kompetensi Pemerintahan karena harus dilaksanakan oleh seluruh jajaran pemerintahan dalam negeri," jelasnya.
Adapun Tujuh Kompetensi yang masuk dalam kompetensi Pemerintahan yang harus dipahami adalah sebagai berikut:
Pertama, kebijakan desentralisasi.
Kedua, hubungan Pusat dan Daerah.
Ketiga, pemerintahan umum.
Keempat, pengelolaan Keuangan Daerah.
Kelima, urusan pemerintahan diserahkan kepada Daerah.
Keenam, hubungan Pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah.
Ketujuh, etika pemerintahan.
Kemendagri

Facebook comments