Nasehat Sekjen Kemendagri untuk Peserta CPNS: Utamakan Sportivitas dan Kejujuran
Dutawarta.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Hadi Prabowo secara resmi membuka pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS Kemendagri. Seleksi CPNS Kemendagri digelar di Auditorium Gedung F Lantai 4 Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta Selatan. Dalam pesannya saat membuka seleksi, Hadi meminta seluruh peserta seleksi mengutamakan integritas dan kejujuran.
"Saya harapkan benar-benar hari ini saudara-saudara (peserta seleksi CPNS) mengendepankan kejujuran juga sportivitas," kata Hadi, di Auditorium Gedung F Lantai 4 Kantor BPSDM Kemendagri, di Jakarta, Senin (17/2).
Intinya kata Hadi, patuhi segala ketentuan atau aturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara. Jangan coba-coba untuk curang. Utamakan sportivitas dan kejujuran dalam menjalani seleksi. Karena bagaimanapun proses seleksi dilakukan berdasarkan prinsip kompetensi, objektif, transparan serta bebas korupsi dan nepotisme. Jadi jangan coba-coba untuk kongkalikong. Cari celah lolos dengan melanggar aturan.
"Ada pun pelaksanaan pengadaan CPNS di Kemendagri sendiri dilakukan melalui tiga tahap. Pertama adalah seleksi administrasi. Kedua adalah seleksi kompetensi dasar yang diselenggarakan pada hari ini Senin, 17 Februari 2020, dan ketiga adalah seleksi kompetensi bidang," katanya.
Hadi juga menjelaskan, bahwa pelaksanaan seleksi administrasi yang telah digelar, dilakukan dengan mekanisme online. Jadi, para pendaftar cukup mengunggah dokumen administrasi yang disyaratkan. Ada pun peserta yang telah melengkapi dokumen administrasi tercatat sebanyak 8.513 orang. Kemudian setelah dilakukan verifikasi, pendaftar yang tidak memenuhi persyaratan tercatat sebanyak 1027 orang.
"Dan yang lolos tes administrasi semunya 7486 orang," katanya.
Hadi menambahkan, dari data yang diterima, peserta yang mendaftar lewat formasi pelamar umum jumlahnya mencapai 7.211 orang. Di luar itu, ada yang mendaftar lewat formasi lulusan terbaik atau cum laude yang jumlahnya mencapai 164 orang. Lalu peserta dari formasi penyandang disabilitas tercatat sebanyak 4 orang. Dan peserta dari formasi putra atau putri Papua dan Papua Barat sebanyak 20 orang.
"Jadi secara keseluruhan peserta seleksi kompetensi dasar (SKD) Pengadaan CPNS Kemendari sejumlah 7.471 orang. Mereka akan menjalani tes atau seleksi selama 6 hari dari tanggal 17 sampai 22 Februari 2020. Seleksi akan dibagi dalam tiga sesi setiap harinya dengan kapasitas 420 orang per sesi bertempat di BPSDM," ungkapnya.
Hadi juga menjelaskan acuan seleksi. Katanya, pelaksanaan seleksi atau tes kompetensi dasar mengacu pada nilai ambang batas yang telah diatur dalam Peraturan Menpan RB Nomor 24 Tahun 2019 Tentang Nilai Ambang Batas Pengadaan CPNS. Ada pun nilai ambang batas yang dipersyaratkan untuk pelamar umum adalah 271 yang terdiri dari 126 yang merupakan nilai Tes Karakteristik Pribadin (TKP) dan 80 nilai Tes Intelegensi Umum (TIU). Serta 65 nalai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
"Dan ada beberapa persyaratan bagi pelamar yang cum laude yakni nilai ambang batasnya adalah 271 dengan nilai intelegensia umumnya paling rendah 85. Kemudian nilai ambang batas atau passing grade untuk formasi Disabilitas adalah 260 dengan nilai Tes intelegensia umum paling rendah 60. Sedangkan nilai ambang batas atau passing grade untuk formasi putra atau putri dari Papua dan Papua Barat adalah 260 dengan nilai tes intelegensia umum paling rendah 60," urai Hadi.
Diakhir sambutannya, Hadi mengucapkan," Selamat mengikuti tes kompetensi."
Kemendagri

Facebook comments