Skip to main content
x
Daerah
Kasubdit Pelaksana Bantuan Stimula Dirjen Perumahan Kementrian PUPR Resmikan Rumah Susun MBR Rejang Lebong

Penghunian Rumah Susun MBR Rejang Lebong Diresmikan

Dutawarta.com - Penghunian Rumah Susun Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Kabupaten Rejang Lebong, diresmikan oleh Kasubdit Pelaksana Bantuan Stimula Dirjen Perumahan Kementrian PUPR, Ir Fitra Nur, Minggu (27/10/2019) pagi.

Peresmian Rumah Susun MBR yang bertempat di Jalan Raya Simpang Nangka, Air Meles Atas, Kecamatan Selupuh Rejang, pagi itu dihadiri oleh Sekertaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, R A Denni, FKPD, Para Asisten, Kepala OPD, dan Camat se-Kabupaten Rejang Lebong.

Dalam sambutannya, Kasubdit Pelaksana Bantuan Stimula Dirjen Perumahan Kementrian PUPR, Ir Fitra Nur, berpesan kepada penghuni rumah susun ini agar dapat menjaga dan memelihara dengan baik unit rumah beserta saran dan prasarana yang ada di dalamnya.

“Jagalah fasilitas yang ada di rusun ini. Maksimalkan rumah susun ini sebagai sarana pendidikan keluarga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota keluarga,” ucapnya.

“Semoga dengan adanya rumah susun ini dapat menjadi motivasi untuk terus berupaya mewujudkan hunian yang layak bagi masyarakat Rejang Lebong,” ujar Fitra Nur dalam pidatonya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Rejang Lebong, R A Denni, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Direktur Jendral Kementrian PUPR, Kalawi Abdul Hamid, M, SI, MM.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak Kalawi Ahmad Abdul Hamid beserta rombongan, serta semua pihak yang berpartisipasi dalam pembangunan rumah susun,” ujar Sekda Denni saat menyampaikan pidato Bupati Rejang Lebong.

Sekda Denni menjelaskan bahwa, pemerintah Kabupaten Rejang Lebong membangun rumah susun ini demi menunjang ketersediaan huni dan layak huni bagi masyarakat Kabupaten Rejang Lebong yang berpenghasilan menengah kebawah.

“Dengan adanya rumah susun tentu dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berpenghasilan menengah kebawah,” ucapnya.

Keberadaan rumah susun, kata Sekda, dapat membuat masyarakat golongan menengah kebawah bernafas legah karena tersedianya rumah hunian yang murah dan terjangkau bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Rumah susun ini banyak memiliki manfaat dan keuntungan untuk dijadikan tempat tinggal,” pungkasnya.

Terpisah, berdasarkan pendapat dari salah satu penghuni rumah susun MBR siang itu, Ajik. Ajik mengatakan bahwa keberadaan rumah susun ini sangat bermafaat bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah seperti dirinya.

“Alhamdulillah biaya sewa disini murah dan terjangkau oleh kami. Untuk biaya sewanya tidak sama. Di lantai satu biaya sewanya sebesar 300 ribu, kemudian di lantai dua sebesar 280 ribu dan diantai tiga 250 ribu, itu belum termasuk listrik dan pam,” ucapnya.

“Kami juga mendapatkan beberapa fasilitas seperti kursi, kasur dipan, dan fasilitas lainnya,” pungkas a
Ajik. (MC)

Dibaca : 7Klik

Facebook comments