Skip to main content
x
rutan

Rubero Barbershop Jadi Andalan, Rutan Bengkulu Asah Keterampilan Cukur Rambut WBP

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus memperkuat program pembinaan bagi warga binaan dengan menghadirkan pelatihan keterampilan yang aplikatif, Sabtu (1/4). Salah satu program unggulan yang terus berjalan adalah Rubero Barbershop, yakni fasilitas pelatihan potong rambut yang menjadi wadah belajar sekaligus praktik bagi warga binaan.

Program ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan di bidang jasa yang memiliki peluang usaha cukup besar di masyarakat. Melalui Rubero Barbershop, warga binaan tidak hanya mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga dipersiapkan agar mampu mandiri setelah kembali ke lingkungan sosial.

Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang berorientasi pada masa depan warga binaan. “Kami ingin memastikan warga binaan memiliki keterampilan nyata yang dapat dimanfaatkan setelah bebas. Bidang tata rambut menjadi salah satu pilihan karena peluangnya terbuka luas dan terus dibutuhkan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Rutan Bengkulu juga menghadirkan instruktur profesional untuk memberikan pelatihan secara bertahap. Warga binaan diajarkan mulai dari teknik dasar memangkas rambut, menjaga kebersihan alat, hingga memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Selain materi teori, mereka juga memperoleh kesempatan untuk praktik langsung, baik kepada sesama warga binaan maupun petugas.

Rubero Barbershop saat ini melayani kebutuhan potong rambut bagi warga binaan dan pegawai di lingkungan Rutan Bengkulu. Hal ini memberikan pengalaman nyata bagi peserta pelatihan dalam mengelola layanan jasa, mulai dari pengaturan antrean hingga menjaga kualitas pelayanan.

Dengan adanya program ini, Rutan Bengkulu berharap dapat mendorong warga binaan untuk aktif mengikuti kegiatan pembinaan serta memiliki kesiapan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat. Keterampilan yang dimiliki diharapkan mampu menjadi bekal untuk hidup mandiri dan mengurangi potensi pengulangan pelanggaran hukum.

Dibaca : 2Klik

Facebook comments