Rutan Bengkulu Libatkan WBP dalam Perbaikan Sarpras, Tingkatkan Pembinaan Kemandirian
Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) di lingkungan rutan yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (19/5). Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengawasan ketat dari staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) serta petugas penjagaan sebagai bentuk implementasi pembinaan sekaligus peningkatan fasilitas layanan di dalam rutan.
Perbaikan sarpras ini mencakup sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti perbaikan bangunan, pengecatan ulang beberapa titik dinding, perbaikan fasilitas sanitasi, serta pembersihan dan penataan lingkungan sekitar blok hunian. Kegiatan ini dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, ketertiban, serta prosedur pemasyarakatan yang berlaku.
Kepala Rutan Bengkulu melalui Plh Kepala Rutan, Irman Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan perbaikan sarpras yang melibatkan WBP merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian. Selain bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kualitas fasilitas di dalam rutan, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan kerja yang bermanfaat.
“Pelibatan WBP dalam kegiatan perbaikan sarana dan prasarana ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian. Mereka tidak hanya dibekali aktivitas produktif, tetapi juga diberikan kesempatan untuk belajar tanggung jawab, kerja sama, dan keterampilan teknis yang dapat berguna ketika kembali ke masyarakat,” ujar Irman Jaya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan dengan pengawasan ketat oleh petugas KPR dan penjagaan guna memastikan keamanan serta menghindari potensi gangguan kamtib. Setiap aktivitas WBP diatur sesuai jadwal dan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.
Staf KPR bersama petugas penjagaan secara aktif melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Pengawasan dilakukan mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga selesai kegiatan, sehingga seluruh proses dapat berlangsung tanpa kendala berarti.
Selain meningkatkan kondisi fasilitas, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki dan kepedulian WBP terhadap lingkungan tempat mereka menjalani masa pidana. Dengan lingkungan yang lebih tertata dan bersih, suasana pembinaan di dalam rutan diharapkan menjadi lebih nyaman dan mendukung proses reintegrasi sosial.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian perbaikan sarpras berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pihak Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program pembinaan berbasis kegiatan kerja sebagai bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan bagi warga binaan.
Facebook comments