Stok Jagung 1,5 Ton, Polsek Wonotunggal Polresta Batang Dorong Pedagang Salurkan ke Bulog
BATANG - Polsek Wonotunggal, Polresta Batang, Polda Jawa Tengah, mendorong pedagang jagung menyalurkan stok yang dimiliki ke Perum Bulog Kabupaten Batang. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyerapan hasil pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Dalam kegiatan koordinasi tersebut, polisi mendapati seorang pedagang bernama Muhadi memiliki stok jagung sekitar 1,5 ton. Pedagang itu diimbau mempertimbangkan penjualan jagung melalui Bulog sebagai salah satu jalur pemasaran hasil pertanian.
Kegiatan sambang dan koordinasi dilaksanakan pada Rabu (7/10/2026), mulai pukul 13.00 WIB, di kediaman Muhadi yang berada di Dukuh Siluwak RT 07 RW 01, Desa Wonotunggal, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Wonotunggal AKP Zaenal Mutakim bersama Ps. Kanit Binmas Aiptu Sugijanto, Bhabinkamtibmas Aipda Mei Fitriyanti, S.H., dan Briptu Bayu Prasojo.
Dalam pertemuan itu, personel kepolisian berkoordinasi dengan Muhadi mengenai ketersediaan stok jagung. Polisi kemudian menyampaikan imbauan agar pedagang mempertimbangkan penjualan hasil pertanian melalui Perum Bulog Kabupaten Batang.
Koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi dengan pelaku usaha pertanian. "Melalui pendekatan langsung, polisi mendorong pemanfaatan jalur distribusi yang tersedia agar hasil pertanian dapat tersalurkan dengan baik," ujar Kapolsek Wonotunggal AKP Zaenal Mutakim.
Upaya Polsek Wonotunggal sejalan dengan dukungan Polresta Batang terhadap sektor pertanian dan program ketahanan pangan. Koordinasi dengan pedagang menjadi salah satu langkah untuk mengetahui ketersediaan stok sekaligus mendorong penyaluran komoditas pertanian.
Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono menekankan pentingnya dukungan jajaran kepolisian terhadap petani dan penyerapan hasil pertanian melalui koordinasi dengan pihak terkait.
Dalam pelaksanaannya, kerja sama antara petani, pedagang, kelompok tani, dan Bulog diperlukan agar proses penjualan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Ketersediaan stok menjadi salah satu informasi yang dapat menjadi bahan koordinasi dalam upaya penyaluran hasil panen.
Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung petani dan memperkuat koordinasi dalam penyaluran hasil pertanian.
"Melalui kegiatan sambang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta pemantauan tanaman jagung yang mendekati masa panen," ujar Warsono.
Stok jagung sekitar 1,5 ton yang dimiliki Muhadi menjadi informasi dalam kegiatan sambang tersebut. Meski demikian, penyaluran ke Bulog tetap bergantung pada kesediaan pedagang serta persyaratan dan mekanisme penerimaan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Polsek Wonotunggal berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat, terutama pelaku usaha pertanian. Pendekatan tersebut juga diharapkan membuka ruang komunikasi mengenai pemasaran hasil pertanian di wilayah Kecamatan Wonotunggal.
Polresta Batang mendorong sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk mendukung kelancaran distribusi komoditas pertanian. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, penyaluran hasil pertanian diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Batang.

Facebook comments