Kapolda Bengkulu Hadiri Aksi Bersih Pantai Gerakan Radin Inten Asri Tahun 2026
Bengkulu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., menghadiri undangan dari Danrem 041/Gamas dalam kegiatan pembersihan pantai yang dilaksanakan dalam rangka Gerakan Radin Inten Asri Tahun 2026 secara serentak di wilayah Kodam XXI/RI, bertempat di Pantai Tapak Paderi, Kota Bengkulu, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut diikuti oleh unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., hadir didampingi Dansatbrimob Polda Bengkulu dan Kapolresta Bengkulu. Turut hadir Wali Kota Bengkulu beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu dan Kota Bengkulu.
Kehadiran jajaran Polda Bengkulu bersama unsur Forkopimda menjadi wujud sinergitas yang kuat antarlembaga dalam mendukung berbagai program sosial dan pelestarian lingkungan demi menciptakan wilayah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Aksi bersih pantai ini merupakan bagian dari Gerakan Radin Inten Asri Tahun 2026 yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Kodam XXI/RI. Selain bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai salah satu aset wisata dan sumber kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polda Bengkulu bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menunjukkan komitmen dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna menciptakan lingkungan yang asri, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bengkulu.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, sekaligus menjadi contoh nyata dalam menumbuhkan semangat gotong royong demi menjaga kelestarian alam di Provinsi Bengkulu.

Facebook comments