Kesungguhan Anak Binaan LPKA Bengkulu Belajar Al-Qur’an Jadi Harapan Baru Menuju Perubahan
Bengkulu - Semangat perubahan ditunjukkan oleh anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu melalui kegiatan pembinaan rohani berupa belajar mengaji yang dilaksanakan secara rutin. Dari tahap mengenal huruf hijaiyah melalui Iqro hingga mampu membaca Al-Qur’an, para anak binaan mengikuti proses pembelajaran dengan penuh kesungguhan dan antusiasme.
Kegiatan pembinaan keagamaan ini menjadi salah satu program unggulan LPKA Bengkulu dalam membentuk karakter positif, meningkatkan keimanan, serta memberikan bekal spiritual bagi anak binaan selama menjalani masa pembinaan. Program tersebut sejalan dengan komitmen LPKA Bengkulu dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan dan pendidikan, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan dan akhlak.
Setiap sesi pembelajaran diawali dengan pengenalan huruf hijaiyah bagi anak binaan yang masih berada pada tahap dasar. Sementara itu, bagi yang telah mampu membaca Al-Qur’an, diberikan pendampingan untuk memperbaiki tajwid dan kelancaran bacaan. Proses belajar dilakukan secara bertahap sehingga setiap anak dapat berkembang sesuai kemampuan masing-masing.
Yang menarik, banyak anak binaan menunjukkan perubahan yang signifikan. Mereka yang sebelumnya belum mengenal huruf hijaiyah kini mulai mampu membaca Iqro dengan lancar, bahkan beberapa di antaranya telah berhasil menyelesaikan Iqro dan melanjutkan pembelajaran Al-Qur’an. Kesungguhan mereka terlihat dari kehadiran yang konsisten, semangat saat mengikuti pembelajaran, serta keinginan untuk terus memperbaiki bacaan.
Melalui kegiatan ini, LPKA Bengkulu berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman hidup bagi anak binaan sehingga mampu membentuk pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat. Pembinaan rohani juga menjadi sarana untuk menumbuhkan harapan baru bahwa setiap anak memiliki kesempatan untuk berubah dan menata masa depan yang lebih cerah.
Kesungguhan anak binaan dalam belajar mengaji dari Iqro hingga Al-Qur’an menjadi bukti bahwa pembinaan yang tepat dapat membuka jalan perubahan. Di balik tembok pembinaan, mereka terus berproses, belajar, dan memperbaiki diri demi menyongsong kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Facebook comments