Skip to main content
x
rutan

Kolaborasi WBP dan Peserta Magang, Rutan Bengkulu Produksi Sabun Bernilai Ekonomis

Bengkulu – Peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch II turut ambil bagian dalam kegiatan pelatihan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu. Kegiatan ini difokuskan pada pembuatan sabun cuci piring, yang menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan keterampilan bagi WBP.

Pelatihan yang berlangsung di area kegiatan kerja Rutan Bengkulu ini diikuti dengan penuh antusias oleh WBP dan peserta magang. Dalam kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya menyaksikan proses, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahapan pembuatan sabun cuci piring, mulai dari persiapan bahan, proses pencampuran, hingga tahap akhir berupa pengemasan (packaging).

Petugas pembina kemandirian Rutan Bengkulu, Nanang Darmawan, yang mendampingi kegiatan tersebut, memberikan arahan teknis sekaligus memastikan proses berjalan dengan baik dan sesuai standar. Ia menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali WBP dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha setelah mereka kembali ke masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam memproduksi sabun cuci piring yang memiliki nilai ekonomis. Harapannya, keterampilan ini bisa menjadi bekal mereka untuk mandiri,” ujar Nanang.

Peserta magang Kemnaker Batch II tampak aktif membantu WBP dalam setiap proses. Mereka bersama-sama menyiapkan bahan seperti cairan dasar, pewarna, dan pewangi, lalu melakukan proses pencampuran dengan takaran yang tepat hingga menghasilkan sabun yang siap digunakan. Tidak hanya itu, mereka juga turut serta dalam proses pengemasan produk agar terlihat lebih menarik dan layak dipasarkan.

Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang untuk memahami secara langsung proses pembinaan kemandirian di dalam rutan. Interaksi yang terjalin antara peserta magang dan WBP menciptakan suasana kolaboratif yang positif serta memperkuat semangat kebersamaan.

Dengan adanya pelatihan ini, Rutan Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada pemberdayaan. Program kemandirian seperti pembuatan sabun cuci piring diharapkan mampu meningkatkan keterampilan WBP serta membuka peluang usaha yang dapat menunjang kehidupan mereka setelah bebas nantinya.

Melalui sinergi antara petugas, peserta magang, dan warga binaan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan di Rutan Bengkulu tidak hanya berfokus pada pembinaan mental dan kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang bermanfaat dan berkelanjutan.

Dibaca : 8Klik

Facebook comments