Skip to main content
x
rutan

Lewat Pelatihan Hadroh, Rutan Bengkulu Dorong WBP Perkuat Iman, Akhlak dan Kekompakan

BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang positif dan berkelanjutan bagi warga binaan. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah pelatihan seni Islami hadroh yang berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Bengkulu, Sabtu (8/8).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan warga binaan terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus mengembangkan minat dan bakat di bidang seni Islami. Melalui lantunan shalawat dan iringan tabuhan rebana, suasana pembinaan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan.

Para warga binaan mengikuti pelatihan dengan antusias. Mereka belajar memainkan alat musik rebana, menjaga ketukan dan tempo, serta berlatih kekompakan dalam melantunkan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Selain mengasah keterampilan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang positif dan membangun.

Pelatihan hadroh dibimbing oleh Pembina Kerohanian Rutan Bengkulu, Nanang Darmawan. Dalam setiap sesi latihan, peserta diberikan arahan secara bertahap, mulai dari teknik dasar permainan rebana hingga membangun kekompakan dalam kelompok. Pembinaan juga disertai dengan penyampaian nilai-nilai moral dan keagamaan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung proses perubahan perilaku warga binaan.

“Pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk pribadi warga binaan agar memiliki karakter yang lebih baik. Melalui kegiatan hadroh, mereka tidak hanya belajar seni dan membangun kekompakan, tetapi juga diajak untuk memperkuat keimanan, kedisiplinan, dan akhlak,” ujar Tomy.

Menurutnya, kegiatan hadroh diharapkan dapat memberikan suasana pembinaan yang positif sekaligus menjadi bekal bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan spiritualitas yang diperoleh selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rutan Bengkulu akan terus mendorong pelaksanaan berbagai program pembinaan yang konstruktif dan bermanfaat. Melalui pembinaan kepribadian maupun kemandirian, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri serta mempersiapkan diri untuk kembali menjadi bagian dari masyarakat dengan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Dibaca : 7Klik

Facebook comments