Jika Pembangunan Jalan Tak Terealisasi, Masyarakat Akan Demo
Arga Makmur, Dutawarta.com - Aksi tanam pisang di jalan lintas Desa Tanjung Agung Palik Kecamatan Tanjung Agung, selasa (21/08/2018) kemarin tuai banyak perhatian serta kontroversi di berbagai kalangan, baik dikalangan masyarakat bawah maupun hingga ke tingkat pemerintahan daerah maupun provinsi, Rabu (22/08/2018).
Dengan dilakukannya aksi tersebut Torik selaku aktifis masyarakat menyampaikan kepada seluruh pihak yang terkait jikalau aksi tersebut sudah disikapi oleh Bapak Camat Tanjung Agung, jajaran Kapolsek, serta element lainnya sehingga aksi blok jalan ditunda berdasarkan hasil rembuk yang sudah dilaksanakan guna dilakukannya rembuk ulang dengan beberapa pimpinan perusahaan serta pemerintah setempat di Kapolsek pada, Senin (27/08/2018) mendatang.
"Memang rencana awal kita sudah ingin lakukan aksi blok jalan tersebut, tapi sesudah dirembuk beberapa pihak akan melakukan audiensi kembali kepada pihak perusahaan yang ada diwilayah ini." Kata Torik
Selain itu juga Torik mengakui jikalau aksi ini bukan berdasarkan tunggangan siapapun melainkan keinginan pribadi serta masyarakat yang ikut guna dibangunnya jalan ini kembali.
"Ini kita lakukan murni dari hati kecil kami, karena sudah banyak yang kecelakaan dijalan ini, hampir setiap hari ada yang kecelakaan di jalan itu, maka kita lakukan aksi ini agar adanya perhatian dari pihak pemerintah Provinsi maupun daerah." Ungkap Torik
Namun dalam hal ini juga Torik mengatakan jikalau jalan tersebut dilewati beberapa kendaraan milik perusaan di daerah itu melibihi kapasitas normal, di duga higga bermuatan 30 Ton.
"Disini ada 5 perusahaan yang kendaraannya melintasi jalan ini, diantaranya perusahaan Milik Selamat Grup (SG), SB, Milik YG, Milik ML, dan Milik JL, kami tidak berharap lebih dari mereka, paling tidak dengan jalan rusak seperti itu ada tanggapan, sehingga pengaman sementara hingga jalan dibangun." Tegas Torik.
Terakhir Torik menambahkan jikalau pada senin mendatang tak ada keutusan serta etikat baik dari 5 perusahaan tersebut ataupun dari pihak pemerintah untuk segera menyikapi maka pihaknya akan lakukan aksi demo kepihak terkait. (AV)

Facebook comments