Optimalkan Layanan, Karutan Bengkulu Farizal Anthony Berikan Pengarahan
KOTA BENGKULU - Guna mengoptimalkan tugas dan fungsi pemasyarakatan khususnya dalam bidang pelayanan tahanan, Sabtu (14/10) Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony menggelar Coffee Morning bersama jajaran Subsi Pelayanan Tahanan (Yantah). Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubsi Yantah, Medi Ihwandi beserta jajaran staf Subsi Layanan Tahanan. Pada kesempatan tersebut, Farizal menghimbau kepada seluruh jajaran Yantah untuk selalu bekerja berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Baik itu dalam layanan registrasi, pembinaan maupun pemenuhan hak-hak warga binaan. Hal ini menurut Farizal penting dilakukan dalam menjaga integritas pelayanan yang diberikan.
"Jalankan seluruh tugas dan fungsi pelayanan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan. Baik dalam proses penerimaan ataupun pengeluaran tahanan. Juga dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan maupun pemenuhan hak-hak warga binaan. Dengan tetap berpedoman pada SOP, tentunya kita dapat menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas," himbau Farizal.
Terkait masalah kelengkapan administrasi berkas pidana dan permasalahan lainnya, Farizal meminta kepada jajaran Yantah agar dapat menginventarisir seluruh permasalahan yang ada. Dengan demikian diharapkan dapat mempermudah dalam menentukan metode penyelesaian yang diperlukan. Selain itu tentunya dengan tetap mengedepankan koordinasi serta membangun sinergi bersama pihak terkait.
"Agar pelaksanaan tugas dan fungsi ini dapat berjalan lebih optimal tentunya diperlukan sinergi dan koordinasi dengan pihak-pihak penegak hukum khususnya yang bersentuhan langsung seperti Kejaksaan, Pengadilan maupun Kepolisian di wilayah hukum Bengkulu. Adanya koordinasi dan sinergi yang baik pastinya akan mempermudah kita dalam menyelesaikan sejumlah permasalahan yang selama ini muncul. Selain itu tentunya dengan melakukan inventarisir setiap permasalahan ataupun kendala-kendala yang ditemui. Dengan mengetahui dan memahami permasalahan yang ada, kita dapat mencari tahu apakah ada yang salah dalam cara bekerja kita atau memang diperlukan metode lain dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Dengan demikian diharapkan tidak memunculkan permasalahan yang sama secara berulang-ulang," pungkas Farizal.
Facebook comments