Skip to main content
x
Gelar Apel Perdana Virtual Lapas Bengkulu Bersama Supratman Menkumham RI

Gelar Apel Perdana Virtual Lapas Bengkulu Bersama Supratman Menkumham RI

Bengkulu - Lapas Bengkulu mengikuti secara virtual pelaksanaan Apel Pagi Jajaran Kemenkumham RI pada Senin (26/8). Apel tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas yang baru saja dilantik menggantikan Menkumham sebelumnya, Yasonna H Laoly. Secara virtual Apel ini dihadiri oleh Kalapas Bengkulu Yuniarto melalui Kasi Binadik Lapas Bengkulu Fahrennisa dan Kasubag TU Rodi Fernando dan jajaran lainnya.

Dalam amanatnya, Supratman Andi Agtas menyampaikan beberapa poin penting terkait pelaksanaan tugas dan fungsi di lingkungan Kemenkumham. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antarunit dan antarindividu dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi. Supratman juga menyoroti urgensi menghilangkan ego sektoral yang sering kali menjadi penghambat efektivitas kerja.

“Kolaborasi adalah kunci sukses dalam menjalankan tugas kita di Kemenkumham. Kita harus bekerja bersama, saling mendukung, dan meninggalkan ego sektoral demi mencapai tujuan bersama,” ujar Supratman dalam arahannya.

Selain itu, Supratman juga mengajak para pimpinan tinggi di lingkungan Kemenkumham untuk menjadi role model dan pengayom bagi seluruh jajaran di bawahnya. Menurutnya, sikap kepemimpinan yang baik dan bijaksana akan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan kondusif, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pencapaian target organisasi.

Lebih lanjut, Supratman menekankan bahwa integritas adalah fondasi dari segala tindakan yang dilakukan oleh seluruh jajaran Kemenkumham. Ia menegaskan bahwa tanpa integritas, segala pekerjaan yang dilakukan tidak akan membawa berkah dan manfaat yang maksimal. Oleh karena itu, Supratman meminta seluruh pegawai untuk bekerja dengan penuh kejujuran, transparansi, dan menjaga amanah yang telah dipercayakan.

“Bekerjalah dengan baik demi kemajuan organisasi. Terapkan reward dan punishment secara adil untuk memperbaiki kinerja. Junjung tinggi integritas dalam pelaksanaan tugas, karena tanpa integritas, pekerjaan kita tidak akan membawa berkah dan manfaat yang maksimal,” tegas Supratman di akhir amanatnya.

Dibaca : 7Klik

Facebook comments