Skip to main content
x
Bhabinkamtibmas Polsek Kedurang Ilir Sambangi Warga Desa Suka Jaya Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif

Bhabinkamtibmas Polsek Kedurang Ilir Sambangi Warga Desa Suka Jaya Hadiri Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif

Bengkulu Selatan – Bhabinkamtibmas Polsek Kedurang Ilir, Polres Bengkulu Selatan, Polda Bengkulu, Brigadir Agus Ade dan Briptu Lala A menyambangi Anak Warga di desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang Ilir Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk mensosialisasikan pengembangan ekosistem keuangan inklusif, sekaligus jalin silaturahmi, Rabu (02/10/24).

Pada Kesempatan Hadiri kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas memberikan penjelasan kepada warga bahwa Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan inklusi keuangan khususnya di wilayah perdesaan melalui program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Yaitu menginventarisasi, memetakan, dan mendukung pertumbuhan serta optimalisasi sektor dan industri unggula​n di setiap provinsi secara menyeluruh sampai tingkat kabupaten dan kota terutama di desa Suka Jaya Kecamatan Kedurang Ilir.

Hadir pada kesempatan sosialisasi adalah Sekcam Rosidi, Bhabinkamtibmas Brigpol Agus Ade S dan Briptu Lala abadila, S.H., Asisten II Diah wanarsih, S.H., Dinas perdagangan B/S Binagransyah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Bengkulu Ayu Laksmi Sintia Dewi, Kepala Bank Bengkulu Cabang Bengkulu Selatan Zulkarnain, Kepala Bank Sinarmas Cabang Bengkulu Selatan, Kepala Bank BI, Kades Suka jaya beserta Perangkat Edi Yanto, Ketua BPD dan Anggota Sugianto dan Warga Masyarakat Desa Suka Jaya beserta Tamu undangan.

Di Kesempatan dan Waktu Terpisah Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Florentus Situngkir, S.I.K yang disampaikan  melalui Kapolsek Kedurang Ilir Ipda Suharno, SH mengatakan "Kunci pertumbuhan ekonomi nasional adalah kekuatan potensi domestik yaitupertumbuhan  ekonomi daerah, Tentu dengan menopang seluruh perekonomian di daerah adalah di tingkat desa". Terangnya

“Hasil dari berjalannya program ini berdampak pada peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, terutama bagaimana membuat masyarakat memilih akses keuangan sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui salah satunya adalah pemberdayaan UMKM di perdesaan” tutup Ipda Suharno. (Hps)