Skip to main content
x
lapas

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bengkulu Budidaya Ribuan Benih Ikan Lele

Bengkulu – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu melalui Tim Kegiatan Kerja (Giatja) telah melaksanakan kegiatan penebaran lebih dari 3.000 benih ikan lele. Program ini bertujuan untuk memberdayakan sumber daya yang dimiliki sekaligus memberikan pelatihan keterampilan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan yang berlangsung di area kolam budidaya ikan lele di area bengkel kerja ini nantinya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas sekaligus dapat dipasarkan sebagai sumber pendapatan tambahan. Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Lapas dan menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Program penebaran benih lele ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto  yang menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari kedaulatan nasional. Dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di lingkungan Lapas, kegiatan ini menjadi contoh bagaimana institusi pemasyarakatan dapat berkontribusi nyata dalam mendukung agenda strategis nasional.

Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Lapas tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai institusi yang aktif berinovasi untuk menciptakan peluang baru bagi warga binaan dan masyarakat luas.

Dengan demikian, langkah kecil berupa penebaran benih lele ini menjadi bagian dari kontribusi besar dalam upaya membangun ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan peluang baru bagi warga binaan untuk lebih mandiri dan siap kembali ke masyarakat. Lapas Kelas IIA Bengkulu telah membuktikan bahwa institusi pemasyarakatan dapat menjadi motor penggerak perubahan positif bagi bangsa.

Dibaca : 7Klik

Facebook comments