Skip to main content
x
lapas

Dapur Elok Jadi Primadona, Kalapas Bengkulu Yuniarto Berikan Komitmen Nyata Guna Hak Warga Binaan

Bengkulu – Setelah memberikan ceramah dalam acara Do’a Bersama di Lapas Kelas IIA Bengkulu pada Selasa pagi, Ustadz Ahmad Farhan mendapat kesempatan untuk berkeliling melihat fasilitas Dapur Elok yang dikelola oleh Lapas Bengkulu. Selasa (31/12/2024)

Salah satu hal yang menjadi perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah komitmen Lapas Bengkulu dalam memastikan bahwa makanan yang disajikan untuk warga binaan tidak hanya halal, tetapi juga higienis dan bergizi. Kalapas Bengkulu menjelaskan bahwa untuk menjamin kualitas makanan, Lapas telah memperoleh sertifikat halal dan sertifikat laik hygiene.
"Kehalalan dan kebersihan makanan sangat penting bagi kami. Kami berkomitmen untuk tidak hanya memberikan makanan yang bergizi, tetapi juga memastikan bahwa setiap proses pengolahan dan penyajian makanan memenuhi standar kebersihan yang tinggi," ujar Kalapas Kelas IIA Bengkulu.

Kalapas menambahkan bahwa komitmen ini juga mencakup pemeliharaan kebersihan alat masak, alat makan, dan bahkan gudang penyimpanan bahan makanan. Setiap langkah dalam proses produksi makanan diawasi dengan ketat agar tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.

Selain itu, Lapas Bengkulu mengatur jadwal menu harian yang bervariasi, untuk memastikan bahwa warga binaan mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang. Setiap porsi makanan disajikan dalam cadong (wadah makanan) yang tertata rapi, jauh dari anggapan bahwa makanan di penjara tidak layak konsumsi.

Ustadz Ahmad Farhan pun memberikan apresiasi atas upaya tersebut. "Saya sangat mengapresiasi komitmen Lapas Bengkulu dalam menyediakan makanan yang baik dan sehat bagi warga binaan. Meskipun mereka berada dalam masa pembinaan, namun hak mereka untuk mendapatkan makanan bergizi dan halal tetap diperhatikan. Ini adalah contoh nyata bahwa pembinaan tidak hanya mencakup aspek mental dan spiritual, tetapi juga fisik," ujar Ustadz Farhan.

Kegiatan ini bukan hanya menunjukkan perhatian Lapas Bengkulu terhadap kebutuhan dasar warga binaan, tetapi juga memperkuat pesan bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan harus mencakup segala aspek kehidupan. Dengan menyediakan makanan yang sehat dan bergizi, Lapas Bengkulu turut berperan dalam mewujudkan tujuan rehabilitasi, yaitu membimbing warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik, baik dari sisi spiritual maupun fisik.

Kalapas Bengkulu berharap agar upaya ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi Lapas-Lapas lainnya di Indonesia. "Kami ingin Lapas Bengkulu menjadi tempat yang tidak hanya mendidik, tetapi juga memberikan kenyamanan dan perhatian yang layak kepada setiap warga binaan, termasuk dalam hal konsumsi makanan," tambah Kalapas.

Dibaca : 7Klik

Facebook comments