Skip to main content
x
rutan

Warga Binaan Rutan Bengkulu Diberikan Edukasi Kesehatan

BENGKULU - Tim medis Rutan Kelas IIB Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan dengan menggelar penyuluhan kesehatan di Masjid At-Taubah, Rutan Bengkulu, pada Jumat (10/1). Penyuluhan ini mengangkat tema "Kenali Gejala dan Bahaya Hipertensi" yang bertujuan memberikan pemahaman lebih kepada warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan, terutama terkait tekanan darah tinggi.

Dokter Ricky Agung, yang merupakan dokter penanggung jawab Klinik Pratama di Rutan Bengkulu, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan salah satu penyakit kronis yang sering tidak disadari oleh penderitanya. “Hipertensi sering disebut sebagai ‘silent killer’ karena gejalanya tidak selalu tampak, tetapi dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, hingga kerusakan ginjal jika tidak ditangani dengan baik,” ujar Dokter Ricky.

Selama penyuluhan, Dokter Ricky memberikan penjelasan rinci mengenai faktor risiko hipertensi, seperti pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, stres, dan kebiasaan merokok. Ia juga memberikan tips sederhana untuk mencegah dan mengontrol tekanan darah, seperti mengurangi konsumsi garam, memperbanyak makan buah dan sayur, serta rutin berolahraga.

Kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari warga binaan, yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi tanya jawab. Salah satu warga binaan mengungkapkan kekhawatirannya mengenai riwayat hipertensi dalam keluarganya, dan Dokter Ricky memberikan saran khusus mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil.

Karutan Bengkulu, Yulan Fernando dalam keterangannya menyampaikan apresiasinya terhadap tim medis Rutan Bengkulu yang telah menggagas kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya penyuluhan kesehatan seperti ini untuk meningkatkan kesadaran warga binaan terhadap kesehatan mereka. 

"Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan warga binaan mendapatkan pembinaan yang menyeluruh, baik dari segi mental maupun fisik. Diharapkan, melalui penyuluhan ini, warga binaan dapat lebih peduli terhadap kesehatan mereka dan menerapkan gaya hidup sehat di lingkungan Rutan maupun setelah kembali ke masyarakat," tutup Yulian.

Dibaca : 4Klik

Facebook comments