Bangun Ketenangan Batin dan Karakter Positif, WBP Buddha Rutan Bengkulu Ikuti Pembinaan Rohani
Bengkulu — Dalam rangka meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu menggelar kegiatan pembinaan rohani bagi umat Buddha, Jum'at (22/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang pembinaan Rutan Bengkulu dan berlangsung dengan tertib serta penuh kekhusyukan.
Pembinaan rohani ini merupakan salah satu bentuk komitmen Rutan Bengkulu dalam memenuhi hak-hak warga binaan, khususnya dalam bidang pembinaan mental dan spiritual. Kegiatan diikuti oleh WBP beragama Buddha dengan antusias dan penuh semangat untuk memperdalam ajaran agama sebagai bekal memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diisi dengan doa bersama, pembacaan paritta suci, ceramah keagamaan, serta sesi pembinaan moral dan penguatan nilai-nilai kehidupan. Melalui kegiatan tersebut, para warga binaan diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, menanamkan sikap sabar, disiplin, serta membangun ketenangan batin dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Plh Karutan Bengkulu, Irman Jaya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan. Selain memberikan ketenangan jiwa, kegiatan keagamaan juga diharapkan mampu menjadi sarana introspeksi diri sehingga para WBP dapat menjalani masa pidana dengan lebih positif dan produktif.
“Pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap warga binaan dapat memperbaiki diri, meningkatkan keimanan, dan memiliki semangat baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Irman.
Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan. Para WBP tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan penuh perhatian. Tidak hanya menjadi sarana ibadah, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembinaan mental agar warga binaan mampu mengendalikan emosi serta membangun pola pikir yang lebih positif.
Salah satu warga binaan mengaku merasa lebih tenang dan termotivasi setelah mengikuti pembinaan rohani tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan menjalani kehidupan dengan lebih baik ke depannya.
Rutan Bengkulu terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan warga binaan, baik dari sisi keterampilan maupun spiritual. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan memiliki bekal moral serta spiritual yang kuat.
Facebook comments