Skip to main content
x
rutan

Jaga Rutan Tetap Aman dan Kondusif, Petugas Sisir Blok Hunian dalam Razia Rutin Pasca Apel Pagi

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait ketentuan barang bawaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam proses pendaftaran dan penggeledahan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan keterbukaan informasi kepada keluarga maupun pengunjung WBP.

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar memahami aturan barang bawaan yang diperbolehkan maupun yang dilarang saat melakukan kunjungan maupun penitipan barang untuk WBP. Hal ini juga bertujuan untuk mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Bengkulu.

Dalam penyampaiannya, Kepala Rutan Bengkulu, Tomy Yulianto, menegaskan bahwa ketentuan barang bawaan merupakan bagian penting dari sistem pengamanan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengunjung tanpa terkecuali.

“Kami mengimbau kepada masyarakat dan keluarga warga binaan untuk memahami serta mematuhi aturan terkait barang bawaan saat pendaftaran dan penggeledahan. Hal ini dilakukan demi menjaga keamanan bersama serta mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan rutan,” ujar Tomy.

Ia menambahkan bahwa petugas telah diberikan arahan untuk melaksanakan pemeriksaan secara profesional, humanis, dan sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Proses penggeledahan dilakukan secara transparan guna memberikan rasa nyaman kepada masyarakat tanpa mengurangi aspek keamanan.

Selain itu, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi antara pihak Rutan dengan masyarakat, khususnya keluarga WBP, agar tercipta pemahaman yang sama terkait pentingnya disiplin aturan dalam setiap layanan kunjungan.

Tomy menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan Rutan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak, termasuk masyarakat sebagai pengunjung.

“Sinergi antara petugas dan masyarakat sangat penting. Dengan adanya pemahaman yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib dan interaktif, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya langsung terkait prosedur pendaftaran, pemeriksaan barang, serta ketentuan kunjungan WBP.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang transparan, humanis, serta memperkuat sistem pengamanan melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

Dibaca : 1Klik

Facebook comments