Skip to main content
x
Karoops Polda Bengkulu Menjadi Pembina Upacara di SMPN 8

Dukung Program Quick Wins Kapolri, Karoops Polda Bengkulu Menjadi Pembina Upacara di SMPN 8 : Polisi Hadir di Dunia Pendidikan

 

 BENGKULU  – Wujud nyata Polri hadir di dunia pendidikan melalui Program Quick Wins Kapolri. Karoops Polda Bengkulu Kombes Pol Pontjo Soediantoko, S.I.K., M.H., melaksanakan pengamanan, pengaturan kegiatan masyarakat serta menjadi Pembina Upacara di SMPN 8 Kota Bengkulu, Senin (26/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari *Program Quick Wins Kapolri di mana setiap hari Senin, Polri hadir di dunia pendidikan dengan memberikan himbauan kepada anak-anak sekolah dan menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah.*

Sebelum menjadi pembina upacara, Karoops Polda Bengkulu terlebih dahulu hadir di jalan raya membantu arus lalu lintas di depan SMP Negeri 8 Kota Bengkulu.

Dengan sigap, Karoops melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan situasi jalan menjadi lancar, aman, serta membantu para siswa menyeberang untuk masuk ke sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di jam padat pagi dan memastikan keselamatan para siswa.

Setelah arus lalin terpantau lancar dan kondusif, kegiatan dilanjutkan dengan menjadi Pembina Upacara di lapangan SMPN 8 Kota Bengkulu.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Bengkulu, para guru dan staf, mahasiswa magang dari Universitas Bengkulu, serta seluruh murid SMPN 8 Kota Bengkulu.

Dalam amanatnya, Karoops membacakan amanah Kapolda Bengkulu dan  memberikan edukasi mengenai bahaya kejahatan di media sosial, seperti penipuan online, pencurian data, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, perjudian daring, serta eksploitasi anak di dunia digital. Para siswa diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Karoops juga mengimbau para siswa agar meningkatkan literasi digital dengan menerapkan prinsip cek dan ricek terhadap setiap informasi yang diterima. Siswa diingatkan untuk memeriksa sumber berita, memastikan kebenaran informasi, berpikir objektif, serta tidak terburu-buru membagikan konten yang belum terverifikasi untuk mencegah penyebaran hoaks.

Selain itu, Karoops memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Para siswa diajak untuk saling menghormati perbedaan agama, suku, ras, dan budaya.

Tak kalah penting, Karoops mengajak para siswa untuk menjauhi perilaku negatif, seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, konsumsi minuman keras, serta keterlibatan dalam geng motor. Para siswa diharapkan dapat menjalin hubungan pertemanan yang positif, saling membantu, menghormati guru dan orang tua, serta mematuhi peraturan yang berlaku.

Di akhir amanatnya, Karoops menyampaikan pesan kepada seluruh siswa agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, rajin belajar, disiplin, serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu demi meraih cita-cita.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa mampu menjadi generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, bijak dalam bermedia sosial, serta turut menjaga keamanan dan persatuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tutup Kombes Pol Pontjo Soediantoko.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Dan kegiatan ditutup dengan foto bersama