Skip to main content
x
Anggota DPD RI daerah pemilihan Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., kembali melanjutkan agenda reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 dengan mengunjungi masyarakat Desa Tanjung Dalam, Jumat (13/2/2026).

Reses di Desa Tanjung Dalam, Senator Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M. Terima Aspirasi Pendidikan, Haji hingga Kesehatan

BENGKULU – Anggota DPD RI daerah pemilihan Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., kembali melanjutkan agenda reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 dengan mengunjungi masyarakat Desa Tanjung Dalam, Jumat (13/2/2026). Kegiatan yang merupakan agenda reses ketiga tersebut berlangsung di rumah warga, Ariyanto, dan dihadiri masyarakat setempat.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 16.00 WIB itu menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pelayanan publik, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur desa. Reses ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat yang dilaksanakan pada 12 Februari hingga 11 Maret 2026.

Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan pertanyaan terkait berkurangnya kuota keberangkatan haji yang dinilai berdampak pada lamanya antrean calon jamaah. Warga berharap adanya penjelasan resmi serta solusi agar calon jamaah memperoleh kepastian jadwal keberangkatan.

Aspirasi lain yang disampaikan berkaitan dengan dunia pendidikan. Warga mengusulkan pemisahan dan pendirian Madrasah Ibtidaiyah (MI) mandiri karena jumlah siswa saat ini telah melebihi 100 orang, sementara fasilitas yang tersedia dinilai belum memadai. Masyarakat juga memohon dukungan sarana dan prasarana untuk melanjutkan pembangunan sekolah yang telah dimulai secara swadaya oleh warga.

Selain itu, masyarakat berharap adanya bantuan dari pemerintah setelah proposal pembangunan sekolah diajukan ke Kementerian Agama. Warga menginginkan fasilitas pendidikan di desa tersebut dapat setara dengan sekolah lain agar proses belajar mengajar berjalan lebih optimal.

Persoalan pendidikan lainnya adalah penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) yang dinilai belum tepat sasaran. Warga menyampaikan bahwa masih banyak anak yang benar-benar membutuhkan bantuan pendidikan namun belum terdata sebagai penerima manfaat.

Masyarakat juga menyoroti kondisi PAUD dan TK di desa yang masih dikelola secara swadaya dengan dukungan dana desa. Keterbatasan sarana dan prasarana serta kesejahteraan tenaga pengajar menjadi tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

Di bidang pelayanan kesehatan, warga mengeluhkan banyaknya tunggakan iuran BPJS yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan layanan kesehatan. Selain itu, peserta BPJS PBI juga kerap menghadapi kendala ketika harus dirujuk ke rumah sakit provinsi atau luar daerah karena keterbatasan biaya dan akses.

Selain persoalan pendidikan dan kesehatan, masyarakat juga mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan di Desa Tanjung Dalam. Warga bahkan menilai desa tersebut sudah layak dipertimbangkan untuk pemekaran wilayah mengingat jumlah penduduk yang mencapai sekitar 2.000 kepala keluarga.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Senator Destita menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat. Beberapa langkah yang diusulkan antara lain memberikan penjelasan terkait kebijakan kuota haji, mendorong percepatan proses pendirian madrasah mandiri, serta mendukung pembangunan fasilitas pendidikan yang telah dimulai secara swadaya oleh masyarakat.

Selain itu, diperlukan pembaruan data penerima bantuan sosial dan pendidikan agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Di bidang kesehatan, upaya penyelesaian tunggakan iuran BPJS serta kemudahan akses rujukan bagi peserta BPJS PBI juga menjadi perhatian agar pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.

Kegiatan reses ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Senator Destita dengan masyarakat Desa Tanjung Dalam. Melalui dialog langsung, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat dipetakan secara lebih jelas sebagai bahan perjuangan aspirasi di tingkat nasional.

Di akhir kegiatan, Senator Destita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir serta berpartisipasi dalam kegiatan reses tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Bengkulu agar dapat memperoleh solusi yang nyata dan berkelanjutan.
 

Dibaca : 6Klik

Facebook comments