September, Ekspor Bengkulu Meningkat 16,5 Persen, Impor Nol Persen
Dutawarta.com - Data Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu menyebutkan, total ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan September 2021 mencapai US$ 26,87 juta. Nilai ekspor ini mengalami peningkatan sebesar 16,35 persen jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2021 yang tercatat sebesar US$ 23,09 juta dan meningkat sebesar 168,71 persen apabila dibandingkan dengan bulan September 2020 yang tercatat US$ 10,00 juta.
Nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada bulan September 2021 yang melalui Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu mencapai US$ 22,50 juta (83,75 persen), sementara melalui Pelabuhan Sungai Musi/Boom Baru mencapai US$ 3,37 juta (12,53 persen), melalui Pelabuhan Tanjung Priok mencapai US$ 0,93 juta (3,46 persen), melalui Pelabuhan Tanjung Beringin mencapai US$ 0,07 juta (0,26 persen), melalui Soekarno Hatta mencapai US$ 290 (0,001 persen), dan melalui Denpasar/Ngurah Rai mencapai US$ 70 (0,0003%).
Pada bulan September 2021, tidak ada impor barang ke Provinsi Bengkulu, dengan demikian nilai impor September 2021 mengalami penurunan sebesar 100 persen jika dibandingkan dengan impor pada bulan Agustus 2021 yang sebesar US$ 0,41 juta.
Neraca perdagangan Provinsi Bengkulu bulan September 2021 surplus sebesar US$ 26,87 juta, sedangkan neraca perdagangan bulan Januari - September 2021 mengalami surplus sebesar US$ 164,13 juta.
Ekspor Provinsi Bengkulu bulan September 2021 ke ASEAN tercatat sebesar US$ 4,75 juta (17,67 persen), ke Uni Eropa sebesar US$ 0,45 juta (1,67 persen), dan ke negara lainnya sebesar US$ 21,67 juta (80,66 persen). Menurut negara utama tujuan ekspor, ekspor terbesar Provinsi Bengkulu pada bulan September 2021 yaitu ke India sebesar US$ 13,30 juta (49,49 persen), Bangladesh sebesar US$ 4,97 juta (18,49 persen), Philipina sebesar US$ 1,81 juta (6,74 persen), dan negara lainnya sebesar US$ 6,79 juta (25,28 persen).
Komoditas yang diekspor ke India pada September 2021 adalah batubara dan karet, ke Bangladesh dan Philipina adalah batubara, sedangkan komoditas yang diekspor ke negara lainnya adalah karet, batubara, dan paket pos.
Selama periode Januari-September 2021, impor Provinsi Bengkulu mencapai US$ 1,93 juta. Bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2020, nilai impor Provinsi Bengkulu mengalami penurunan sebesar 7,72 persen dimana pada Januari-September 2020 nilai impor Provinsi Bengkulu tercatat sebesar US$ 2,09 juta.

Facebook comments