Skip to main content
x
lapas bengkulu

Siap Menuju Zona Integritas, Lapas Bengkulu Ikuti Penguatan Tugas dan Fungsi Dari Staf Ahli Bidang Polhukam

Bengkulu- Jum’at pagi Kalapas Bengkulu, Yuniarto beserta jajaran menghadiri kegiatan penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi di Aula Soekarno Kanwil Kemenkumham Bengkulu. Kegiatan yang digelar dalam rangka pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM ini dipimpin langsung oleh Staf ahli menteri Hukum dan HAM, Drs. Ibnu Chuldun, BC.IP., S.H., M.Si, Jumat (23/8). 

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bengkulu, Santosa, beserta para Pimti pratama, pejabat struktural, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta Ketua dan Sekretaris Pokja Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kanwil Kemenkumham Bengkulu.

Kepala Kantor Wilayah, Santosa memberi kata sambutan yang menekankan agar para peserta mengikuti pengarahan dengan serius, guna mendukung tercapainya pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di lingkungan Kanwil Kemenkumham Bengkulu.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM, Ibnu Chuldun, memberikan arahan komprehensif terkait beberapa poin penting. Ia menjelaskan tentang Tugas dan Fungsi (Tusi) Kemenkumham, termasuk pembagian tugas staf ahli sesuai dengan Pasal 52 Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2023 tentang Kementerian Hukum dan HAM. Ibnu juga turut menekankan pentingnya peran strategis staf ahli dalam memberikan rekomendasi kepada Menteri Hukum dan HAM.

Ibnu turut membahas visi dan misi Kemenkumham, yang bertujuan untuk menjadi instansi yang andal, profesional, inovatif, dan berintegritas dalam melayani Presiden dan Wakil Presiden, serta mendukung visi "Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong Royong."
Ibnu turut menyoroti pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi. Ibnu menekankan bahwa pengajuan Satker harus didasarkan pada kualitas dan manfaat nyata bagi masyarakat. Mantan Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta ini juga menekankan pentingnya inovasi yang menggambarkan peta risiko secara komprehensif guna mengawal capaian kinerja Satker.

Menutup arahannya, Ibnu mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya bergantung pada dokumen dan laporan, tetapi juga pada implementasi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan komitmen para pejabat serta peserta dalam mewujudkan Kemenkumham Bengkulu yang bersih dari korupsi dan mampu memberikan pelayanan terbaik.

Dibaca : 4Klik

Facebook comments