Tingkatkan Kualitas Makanan Warga Binaan, Lapas Kelas IIA Bengkulu Ikuti Sosialisasi Peraturan Baru
Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu turut serta dalam Sosialisasi Peraturan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Makanan di UPT Pemasyarakatan, serta Persiapan Lomba Dapur Sehat Tahun 2025 yang diselenggarakan secara virtual via Zoom pada Selasa pagi.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, serta Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Fahrennisa, bersama jajaran petugas pemasyarakatan lainnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pedoman terbaru dalam penyelenggaraan makanan bagi warga binaan, menggantikan regulasi sebelumnya, serta mempersiapkan UPT Pemasyarakatan dalam menghadapi Lomba Dapur Sehat Tahun 2025 dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61.
Materi dalam kegiatan ini disampaikan oleh Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirwatkeshab), Dr. dr. Adhayani Lubis, Sp.KJ., M.K.M. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penyelenggaraan makanan yang higienis, bergizi, dan sesuai standar kesehatan, guna menjamin kesejahteraan warga binaan di setiap UPT Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Yuniarto, menyambut baik sosialisasi ini dan menyatakan bahwa pihaknya siap menerapkan regulasi terbaru dalam penyelenggaraan makanan.
"Kami sangat mendukung peraturan ini karena makanan yang layak dan sehat merupakan hak dasar setiap warga binaan. Dengan adanya pedoman baru ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dapur dan layanan makanan di Lapas Kelas IIA Bengkulu," ujar Yuniarto.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik, Fahrennisa, juga menyampaikan bahwa Lapas Kelas IIA Bengkulu akan mempersiapkan diri dalam menghadapi Lomba Dapur Sehat Tahun 2025.
"Kami akan memastikan bahwa dapur di Lapas Kelas IIA Bengkulu memenuhi standar yang telah ditetapkan dan berupaya menjadi salah satu yang terbaik dalam lomba ini," kata Fahrennisa.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan semakin memahami pentingnya standar penyelenggaraan makanan yang lebih baik serta siap menghadapi Lomba Dapur Sehat Tahun 2025 dengan inovasi dan peningkatan kualitas di masing-masing UPT.

Facebook comments