Skip to main content
x
rutan

Dorong PHBS Anak Binaan, LPKA Bengkulu Bagikan Bantuan dan Cek Kebersihan Hunian

BENGKULU,25 April 2026 - Dalam upaya konsisten meningkatkan standar kesehatan dan kedisiplinan di lingkungan pembinaan, LPKA Kelas II Bengkulu melaksanakan rangkaian kegiatan terintegrasi. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan aspek hidup bersih melalui penyaluran bantuan perlengkapan higienitas serta pelaksanaan inspeksi rutin kerapian kamar hunian anak binaan.

Kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan perlengkapan alat mandi yang merupakan wujud perhatian dan dukungan nyata dari Anggota Komite III DPD RI, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm, MSM. Bantuan tersebut didistribusikan secara langsung melalui Tim Klinik LPKA Bengkulu guna memastikan setiap anak mendapatkan pemenuhan kebutuhan sanitasi dasar dengan merata. Dukungan ini diharapkan dapat memotivasi anak binaan dalam menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama menjalani masa pembinaan.

Selanjutnya, jajaran LPKA Bengkulu melakukan pengecekan kerapian dan kebersihan di setiap kamar hunian. Inspeksi ini dilaksanakan sebagai upaya edukatif untuk memastikan lingkungan tempat tinggal anak binaan tetap higienis, tertata rapi, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Petugas secara langsung memberikan arahan mengenai tata cara menata barang pribadi serta pentingnya menjaga kebersihan sudut-sudut kamar demi kenyamanan bersama.

Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan pihak DPD RI. Menurutnya, kepedulian eksternal seperti ini memberikan dampak positif bagi moral dan kedisiplinan anak binaan.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Ibu Destita Khairilisani. Bantuan ini menjadi stimulan bagi anak binaan untuk lebih peduli terhadap kebersihan diri. Kami di LPKA terus menekankan bahwa kebersihan diri harus berbanding lurus dengan kerapian lingkungan kamar hunian. Keduanya adalah fondasi dasar bagi anak binaan untuk tetap sehat, nyaman, dan fokus dalam mengikuti seluruh program pembinaan hingga masa reintegrasi nanti," ujar Elizama Gori.

Dibaca : 1Klik

Facebook comments