Dorong Budaya Peduli Lingkungan, Rutan Bengkulu Terapkan Sistem Pemilahan Sampah
BENGKULU – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, khususnya pada area pelayanan publik. Upaya tersebut diwujudkan melalui penambahan fasilitas tempat sampah terpilah yang dibedakan menjadi dua kategori, yakni sampah organik dan non-organik yang ditempatkan di area pelayanan Rutan Bengkulu, Senin (25/5).
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi pengelolaan kebersihan lingkungan, sekaligus mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih nyaman, bersih, dan tertib bagi masyarakat yang datang ke Rutan Bengkulu. Area pelayanan dipilih sebagai lokasi penempatan karena merupakan titik aktivitas utama yang melibatkan interaksi langsung antara petugas, tamu, maupun warga binaan.
Dengan adanya tempat sampah terpilah tersebut, setiap pengunjung dan petugas diharapkan dapat lebih disiplin dalam membuang sampah sesuai jenisnya. Sampah organik seperti sisa makanan dan daun dipisahkan dari sampah non-organik seperti plastik, kertas, dan kemasan, sehingga memudahkan proses pengelolaan dan mendukung prinsip ramah lingkungan.
Program ini juga merupakan bagian dari rancangan aktualisasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rutan Bengkulu atas nama Muhammad Afif Adji Nugroho, yang mengangkat inovasi peningkatan kebersihan lingkungan melalui sistem pemilahan sampah di area pelayanan publik. Inovasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan sarana, tetapi juga pada pembentukan budaya disiplin dan kepedulian lingkungan di lingkungan pemasyarakatan.
Plh Karutan Bengkulu, Irman Jaya menyampaikan bahwa penempatan tempat sampah terpilah di area pelayanan diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Menurutnya, area pelayanan yang bersih dan tertata akan memberikan kesan positif serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Rutan Bengkulu.
Plh Karutan Bengkulu juga memberikan apresiasi terhadap inovasi tersebut karena sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan dan reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, program ini dinilai sederhana namun memiliki dampak nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Ke depan, Rutan Bengkulu berencana untuk terus memperluas penerapan sistem pemilahan sampah ini ke berbagai area lain di dalam Rutan, serta mengintegrasikannya dengan program edukasi kebersihan kepada petugas dan warga binaan. Dengan demikian, diharapkan tercipta budaya hidup bersih yang berkelanjutan dan menjadi bagian dari karakter lingkungan Rutan Bengkulu.

Facebook comments