Pastikan PJAS Aman, Kakanwil Dukung BPOM Intervensi Madrasah
Dutawarta.com - Seiring akan dimulainya Program Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Tahun 2019 di Provinsi Bengkulu, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu Drs Syafrudin T, Apt, M.Si menemui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Drs. H. Bustasar MS, M.Pd di ruang kerja Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Jum'at (5/5/2019).
Syafrudin mengatakan bahwa untuk tahun 2019 ini akan ada 50 madrasah di Provinsi Bengkulu yang akan diintervensi. "Tujuan dari intervensi ini adalah mewujudkan kantin madrasah dan makanan yang beredar di lingkungan madrasah aman dan tidak mengandung zat berbahaya," ungkap Syafrudin.
"Madrasah-madrasah yang akan diintervensi akan mendapatkan bimbingan teknis tentang keamanan pangan sekolah," terangnya.
Adapun sebaran 50 madrasah yang akan diintervensi yaitu madrasah-madrasah di Kota Bengkulu, Kepahiang, Rejang Lebong, Seluma, dan Bengkulu Tengah.
Menanggapi program intervensi BPOM di 50 madrasah di lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Bengkulu, Bustasar sangat mendukung program ini. "Kami siap untuk memfasilitasi Program Aksi Nasional PJAS di 50 madrasah kita," ujar Bustasar.
"Dengan adanya program dari BPOM ini diharapkan adanya peningkatan kesadaran jajanan anak sekolah yang sehat di lingkungan madrasah Kemenag," lanjutnya. (Kemenag)
Facebook comments