Skip to main content
x
rutan

Ratusan Warga Binaan Ikuti Senam Pagi di Rutan Bengkulu, Bangun Hidup Sehat dan Disiplin

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan senam pagi bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Kamis (30/7). Kegiatan yang berlangsung di lapangan Rutan Bengkulu ini merupakan bagian dari program pembinaan jasmani yang rutin dilaksanakan untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran fisik, serta menciptakan suasana pembinaan yang sehat dan kondusif.

Senam pagi diikuti oleh ratusan warga binaan dengan didampingi oleh petugas pengamanan dan petugas pembinaan. Dengan dipandu instruktur senam, seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian gerakan secara antusias dan penuh semangat. Kegiatan berlangsung tertib serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Aziz Owairan, menyampaikan bahwa olahraga merupakan salah satu bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan karena mampu menjaga kesehatan fisik sekaligus memberikan dampak positif terhadap kondisi mental.

"Kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani proses pembinaan. Melalui kegiatan senam pagi yang rutin dilaksanakan, kami berharap warga binaan memiliki tubuh yang sehat, semangat yang baik, serta mampu mengikuti seluruh program pembinaan secara optimal," ujar Aziz.

Selain menjaga kebugaran, kegiatan senam pagi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan pola hidup sehat kepada warga binaan. Dengan kondisi fisik yang prima, diharapkan warga binaan dapat mengikuti berbagai program pembinaan kepribadian maupun kemandirian secara maksimal.

Rutan Bengkulu secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan jasmani sebagai bentuk pemenuhan hak warga binaan di bidang kesehatan. Program ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan produktif.

Melalui pelaksanaan senam pagi secara rutin, Rutan Kelas IIB Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek kepribadian dan kemandirian, tetapi juga pada kesehatan jasmani warga binaan. Diharapkan kegiatan ini dapat mendukung terwujudnya warga binaan yang sehat, disiplin, produktif, dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

Dibaca : 1Klik

Facebook comments