Skip to main content
x
rutan

Libatkan Petugas dan Peserta Magang, Rutan Bengkulu Kembangkan Program Pembuatan Sabun Rubero Bernilai Ekonomi

Bengkulu – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan pembuatan sabun “Rubero” yang melibatkan petugas Rutan Bengkulu bersama peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Rabu (20/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keterampilan kerja serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Rutan Bengkulu.

Kegiatan pembuatan sabun Rubero dilaksanakan di area pembinaan kerja Rutan Bengkulu dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia sebagai sarana pelatihan kewirausahaan. Sabun Rubero sendiri merupakan produk sabun cair yang dirancang dengan bahan dasar ramah lingkungan serta diformulasikan untuk kebutuhan kebersihan sehari-hari.

Dalam proses kegiatan tersebut, petugas Rutan Bengkulu bersama peserta magang Kemenaker terlibat langsung mulai dari tahap persiapan bahan baku, proses pencampuran, pengadukan, hingga pengemasan produk. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan standar kebersihan dan keselamatan kerja.

Suasana kegiatan terlihat penuh antusiasme, di mana peserta magang mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung mengenai proses produksi sabun, sekaligus memahami tahapan dasar dalam pengelolaan usaha kecil dan menengah berbasis produk rumah tangga. Kegiatan ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan antara petugas pembina dan peserta magang.

Plh Kepala Rutan Bengkulu, Irman Jaya, menyampaikan bahwa kegiatan pembuatan sabun Rubero ini merupakan bentuk nyata komitmen Rutan Bengkulu dalam mendukung program pembinaan kemandirian bagi petugas maupun peserta pelatihan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan keterampilan praktis yang bermanfaat, khususnya dalam bidang produksi sabun yang memiliki potensi ekonomi. Ini juga menjadi bagian dari upaya Rutan Bengkulu dalam mendorong inovasi produk hasil pembinaan,” ujar Irman Jaya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga memberikan pemahaman tentang pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menciptakan peluang usaha yang dapat dikembangkan di masa mendatang.

Sementara itu, petugas pembina kegiatan menjelaskan bahwa sabun Rubero memiliki nilai edukatif karena proses pembuatannya relatif sederhana namun tetap membutuhkan ketelitian dan pemahaman terhadap komposisi bahan. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi peserta magang dalam dunia kerja.

Peserta magang Kemenaker mengungkapkan rasa antusias dan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurut mereka, pengalaman ini memberikan wawasan baru mengenai proses produksi serta pengelolaan usaha berbasis keterampilan praktis.

Selama kegiatan berlangsung, proses pembuatan sabun Rubero di Rutan Bengkulu berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kolaborasi. Rutan Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif, produktif, dan bermanfaat bagi peningkatan keterampilan kerja.

Dibaca : 1Klik

Facebook comments