Tumbuhkan Kemandirian, Anak Binaan LPKA Bengkulu Belajar Budidaya Kangkung
Bengkulu - Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bengkulu memperkenalkan program pembinaan yang unik dan mendalam, yakni kegiatan berkebun. Anak-anak binaan diajak langsung turun ke lahan terbuka untuk menanam kangkung, sebuah keterampilan pertanian yang dinilai mudah dan sangat praktis untuk diterapkan di masa depan.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh petugas pembinaan kemandirian. Fokus kegiatan adalah menumbuhkan bekal keterampilan hidup yang nyata bagi para anak binaan.
Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan positif untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab kepada anak binaan.
"Anak-anak kita ajak untuk mengenal cara menanam dan merawat tanaman, dalam hal ini kangkung. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, dan kemandirian," ujar Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori.
Melalui kegiatan bertani ini, proses rehabilitasi tidak hanya berfokus pada aspek psikologis, tetapi juga memberikan hard skill yang bermanfaat. Anak binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang teknik bercocok tanam, mulai dari menggemburkan tanah hingga merawat bibit, tetapi juga didorong untuk menghargai setiap hasil kerja keras yang mereka lakukan.
Pilihan menanam kangkung diambil karena tanaman ini dikenal tangguh dan memiliki siklus panen yang relatif cepat, sehingga memberikan pelajaran berharga tentang kesabaran dan hasil dari usaha yang tekun.
"Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi anak binaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat dengan keterampilan praktis dan etos kerja yang kuat," pungkas Kepala LPKA Kelas II Bengkulu, Elizama Gori.
Facebook comments