Skip to main content
x
lpka

Asah Nalar dan Kepercayaan Diri, Anak Binaan LPKA Bengkulu Aktif dalam Dialog Literasi Inklusif

BENGKULU – Sebagai upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus memperluas wawasan anak binaan, LPKA Kelas II Bengkulu mengikuti kegiatan Bedah Buku dan Dialog Inklusif yang mengusung semangat penguatan ekosistem literasi inklusif. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif yang mendorong tumbuhnya minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta ruang dialog yang terbuka bagi anak binaan.

Kegiatan bedah buku menghadirkan pembahasan yang tidak hanya berfokus pada isi buku, tetapi juga mengajak peserta untuk berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta memahami berbagai perspektif secara bijaksana. Melalui dialog yang interaktif, anak binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, menghargai perbedaan pandangan, dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyampaikan gagasan.

Partisipasi anak binaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen LPKA Kelas II Bengkulu dalam menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada pengembangan kapasitas intelektual dan karakter. Literasi dipandang sebagai salah satu fondasi penting dalam membentuk pribadi yang berpengetahuan, berakhlak, serta memiliki kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Kepala LPKA Kelas II Bengkulu menyampaikan bahwa penguatan budaya literasi merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan anak. Melalui kegiatan seperti bedah buku dan dialog inklusif, anak binaan tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga belajar mengembangkan pola pikir yang terbuka, kreatif, dan solutif.

"Literasi bukan hanya tentang membaca, tetapi juga memahami, menganalisis, serta mampu menyampaikan ide dan gagasan secara positif. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi anak binaan untuk terus belajar dan menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Bengkulu terus memperkuat ekosistem literasi yang inklusif dengan menghadirkan berbagai program edukatif yang mendukung pemenuhan hak anak atas pendidikan dan pengembangan diri. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang semakin kondusif, sehingga setiap anak binaan memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik melalui kekuatan literasi.

Dibaca : 3Klik

Facebook comments