Viral Video Penumpang Minta Turun, Sriwijaya Air Bantah Muatan Durian 3 Ton
Dutawarta.com - Heboh Pesawat Sriwijaya Air SJ 091 jurusan Bengkulu-Jakarta yang sempat diboikot penumpangnya dijawab oleh pihak maskapai. Sebelumnya, viral 3 buah video yang diunggah di media sosial Facebook oleh akun Amir Zidane. Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa para penumpang yang sudah berada di dalam kabin pesawat terpaksa turun karena ada bau menyengat Buah Durian. Penumpang meminta durian diturunkan dari dalam pesawat yang sudah mau take off itu.
Petugaspun akhirnya menuruti keinginan para penumpang yang meminta buah durian diturunkan dari dalam pesawat.
Diperolehnya ungkapan muatan Durian sebanyak 3 ton itu bersumber dari petugas. Dalam postingingan di beranda Facebook, disebutkan percakapan oleh petugas bahwa Pesawat Sriwijaya Air itu mengangkut 3 ton durian.
Berikut petikan percakapannya :
Penumpang : Mas ini pasti durennya banyak, soalnya baunya parah
Petugas : Ada sekitar 3 ton mas..
Penumpang : Hah?? 3 ton?
Video yang diunggah itupun kemudian menjadi viral dengan telah dibagikan sebanyak 18.022 kali sampai Hari Selasa malam (6/11/2018). Selain itu, salah video juga sudah ditayang sebanyak 1.625.526 kali, video satunya lagi sudah tayang sebanyak 401.594 kali dan video satunya lagi tayang sebanyak 403.182 kali.
Sementara dilansir dari Detik.com, pihak manajemen Sriwijaya Air membantah jika jumlah muatan durian mencapai 3 ton.
"Perlu diketahui bahwa kurang-lebih 3 ton adalah jumlah total berat bagasi dan kargo, di mana di dalamnya ada durian tersebut. Dan angka itu juga masih jauh dari kapasitas MTOW (maksimum untuk melakukan take off dan landing)," kata Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group Retri Maya dalam keterangan tertulis yang dilansir dari Detik.com, Selasa (6/11/2018).
Ditambahkan manajemen Sriwijaya Air, pengangkutan durian ke dalam pesawat tersebut tidak menyalahi aturan dalam penerbangan, dengan syarat, durian itu dikemas dengan baik dan masuk ke dalam kargo pesawat.
"Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan kru," kata Maya. [BMW]
Facebook comments